Penutur bahasa Indonesia
Kesalahan: Mengucapkan "did" dengan pelepasan [d] penuh dan "you" sebagai suku kata terpisah [ju], mempertahankan tiga ketukan ritmis dan tanpa menggabungkan bunyi-bunyi.
Alasan: Bahasa Indonesia tidak menerapkan penggabungan d+y untuk menghasilkan [dʒ]. Meskipun Indonesia memiliki bunyi [dʒ] dalam kata pinjaman ("jalan" dengan pengaruh bahasa lain), tidak ada proses otomatis di batas kata.
Perbaikan: Gabungkan [d] dari "did" dan [j] dari "you" menjadi satu bunyi [dʒ] (seperti j dalam bahasa Inggris "jam"): [ˈdɪdʒu] (dalam ejaan santai "didja"). Tambahkan "know" secara halus: [ˈdɪdʒuˈnoʊ], hanya dua ketukan ritmis.