Penutur bahasa Indonesia
Kesalahan: Mengucapkan "bless" dengan [s] jelas lalu memulai "you" sebagai suku kata terpisah [ju], mempertahankan dua bunyi sepenuhnya terpisah.
Alasan: Bahasa Indonesia tidak memiliki aturan penggabungan s+y untuk menghasilkan [ʃ]. Meskipun bahasa Indonesia memiliki bunyi [ʃ] (dalam kata pinjaman seperti "syarat"), tidak ada proses otomatis yang menggabungkan s akhir dengan y-glide di batas kata.
Perbaikan: Gabungkan s dari "bless" dan y dari "you" menjadi satu [ʃ] tunggal (seperti "sy" dalam "syarat"): [ˈblɛʃu], seluruh akhir terdengar seperti "blesh-oo". Ini adalah aturan fusi ketiga yang dipicu oleh "you", di samping t+you→[tʃ] dan d+you→[dʒ].