Penutur bahasa Indonesia
Kesalahan: Mengucapkan "going to" secara penuh dan terpisah sebagai [ˈɡoʊɪŋ tuː], mempertahankan setiap suku kata jelas alih-alih meruntuhkannya ke bentuk kasual "gonna".
Alasan: Pelajar Indonesia sering diajar pengucapan formal, tertulis terlebih dahulu; dan "going to" tampak seharusnya diucapkan tepat seperti dieja. Kontraksi informal terasa seperti kesalahan.
Perbaikan: Dalam percakapan santai, kompresi "going to" ke bentuk mereduksi [ɡʌnə], dilampirkan longgar setelah "I'm": [ˈaɪməˈɡʌnə], menyisakan bentuk lengkap untuk penulisan formal atau ucapan hati-hati.