Penutur bahasa Indonesia
Kesalahan: Memberi "for" dan "the" vokal penuh dan tekanan sendiri.
Alasan: Bahasa Indonesia mempertahankan kualitas vokal.
Perbaikan: Reduksi "for" ke [fɚ] cepat dan "the" ke [ðə]: [fɚðəˈtaɪmˈbiɪŋ]. Hanya "time" dan "be-" yang membawa tekanan nyata.