Penutur bahasa Indonesia
Kesalahan: Mempertahankan bunyi v "of" agar terdengar bahkan ketika kata berikutnya dimulai dengan konsonan.
Alasan: Pelajar Indonesia sering menggeneralisasi pemetaan v→[v].
Perbaikan: Sebelum konsonan seperti [k] dari "coffee", "of" mereduksi ke schwa telanjang [ə]: [ˈkʌpəˈkɑfi].